Wednesday, 26 August 2020

CROOSSHIJABER

CROOSSHIJABER

Para laki- laki berhijab atau disebut croosshijaber tersebut juga memiliki komunitas di sejumlah media sosial seperti Facebook dan Instagram. Tagar crosshijaber pun ditemukan di Instagram dan Twitter. Ada tagar Crosshijabers serta akun Instagram crosshijabers tetapi tanpa unggahan foto. Namun dari sejumlah tangkapan layar Instastory, terdapat foto wajah pria mengenakan gamis, hijab panjang dan ada juga yang memakai cadar. Bahwa beberapa dari Crosshijaber tersebut bahkan berani masuk ke tempat yang dilarang bagi pria seperti tempat wudu, area tempat salat wanita di masjid bahkan toilet. 

Mengenal Crosshijaber dan Perbedaannya dengan Transgender Istilah Crosshijaber diambil dari kata crossdressing yakni aksi mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan jenis kelamin bawaan dari lahir. "Perilaku ini kalau dalam istilah medis dikenal dengan sebutan transvestisisme yakni perilaku yang sering kali dianggap sebagai suatu penyimpangan yang merupakan gangguan kejiwaan karena adanya keinginan dari seorang laki-laki atau perempuan yang mengenakan pakaian yang biasa dikenakan oleh jenis kelamin sebaliknya," 

Transvestisisme berawal dari riwayat seseorang merasa tidak nyaman dengan identitas seksual yang dia miliki akibat adanya trauma di masa lalu. "Bisa jadi dia dulu mengalami pelecehan seksual sehingga dia merasa kalau memakai baju sebaliknya dia akan merasa nyaman,". 

Crossdressing bisa saja memiliki tujuan beragam mulai dari penyamaran untuk melakukan tindakan kriminal, hiburan atau ekspresi diri hingga mendapat kepuasan seksual. "Transvestisisme orientasi seksualnya sama dengan jenis kelamin yang dia miliki,".

Jika Bertemu Para Crosshijaber dengan orang dengan perilaku transvestisisme.
agar tidak panik. "Kita tidak pernah tahu orang itu niatnya apa, apakah gangguan. Bila sudah membahayakan bisa lapor ke pihak berwajib.

No comments:

Post a Comment