DEMO 98
Gerakan Mahasiswa 1998 waktu itu saya masih berstatus alumni mahasiswa jogja. rasa idialisme sebagai mahasiswa masih menggelora dengan adanya pergerakan demo mahasiswa rasa terpanggil. Saya masih ingat betul masa demo seputaran perempatan mirota kampus jogja. antara mahasiswa dan aparat kopasus yang masih pangkat strip satu merah yang masih muda sekali. Waktu itu terjadi saling dorong mahasiswa kocar kacir termasuk saya melindungi teman kuliah wanita dan anak sma wanita sudah terkepung dipojok mirota kampus beberapa aparat sudah mau memukul kayu kearah kami. Pas waktu itu komandanya menghentikan anggotanya dan kami dipersilahkan menjauh.
Setelah itu terjadi di jalan colombo mencekam, Jalan kauman, wirobrajan dan banyak lagi di sekitaran kampus jogja.
Gerakan Mahasiswa Indonesia 1998 adalah puncak gerakan mahasiswa dan gerakan rakyat pro-demokrasi pada akhir dasawarsa 1990-an. Gerakan ini menjadi monumental karena dianggap berhasil memaksa Soeharto berhenti dari jabatan Presiden Republik Indonesia pada tangal 21 Mei 1998, setelah 32 tahun menjadi Presiden Republik Indonesia sejak dikeluarkannya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 hingga tahun 1998. Pada April 1998, Soeharto terpilih kembali menjadi Presiden Republik Indonesia untuk ketujuh kalinya (tanpa wakil presiden), setelah didampingi Try Soetrisno(1993-1997) dan Baharuddin Jusuf Habibie (Oktober 1997-Maret 1998). Namun, mereka tidak mengakui Soeharto dan melaksanakan pemilu kembali.
Krisis moneter pada pertengahan tahun 1997. Namun para analis asing kerap menyoroti percepatan gerakan pro-demokrasi pasca Peristiwa 27 Juli 1996 yang terjadi 27 Juli1996. Harga-harga kebutuhan melambung tinggi, daya beli masyarakat pun berkurang. Tuntutan mundurnya Soeharto menjadi agenda nasional gerakan mahasiswa. Ibarat gayung bersambut, gerakan mahasiswa dengan agenda reformasi mendapat simpati dan dukungan dari rakyat.
No comments:
Post a Comment