Tuesday, 25 August 2020

GOWES



Indonesia termasuk di Banjarnegara terjadi fenomena menarik saat ribuan masyarakat bersepeda memenuhi jalan-jalan perkotaan bahkan sampai dipedesaan daerah yang masih asri bebas polusi udara dengan sajian pemandangan pegunungan persawahan, kebun atau hutan yang udara masih baik untuk kesehatan.

Tak hanya dipenuhi oleh pegiat sepeda yang sudah terbiasa melakukan, tapi juga masyarakat baru bersepeda dari mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua tumplek dan berseliweran di jalan-jalan. Sebelumnya, fenomena tersebut ditandai dengan melonjaknya jual beli sepeda, spare part dan aksesorisnya. Bengkel, toko dan lapak sepeda selalu ramai dipadati pengunjung dengan harga yang selangit seperti bromton sekitar Rp. 40juta. sampai seharga mobil Avansa sekitar 260juta produk dari Ferari.

Sayangnya, hal tersebut tidak diimbangi dengan kepekaan mereka terhadap kondisi sekarang. Masyarakat banyak yang tak menerapkan protokol kesehatan bersepeda, seperti bergerombol, tidak menggunakan masker dan tidak jaga jarak. Padahal pandemik belum berakhir.

Satu hal lagi, banyak yang kurang disiplin di jalanan, tak mematuhi peraturan lalulintas dan tidak mengukur kemampuan atau kondisi fisik sehingga mengalami kelelahan hebat bahkan sampai ada yang meninggal dunia.

Kesadaran dan semangat masyarakat untuk bersepeda semakin meningkat dan lebih jauh masyarakat tergerak untuk menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi aktivitas sehari-hari kemana saja dan berbudaya disiplin berlalulintas, sehingga terwujud sebagai daerah yang aman, nyaman, bebas polusi dan bebas kemacetan.

Tetap semangat, sehat, dan waspada. Bersepeda memang baik, tapi menjaga diri lebih baik. Salam gowes dan go green.

No comments:

Post a Comment