DUA SATU KOSONG SATU
KEMERIAHAN
dalam suatu kampung yang penuh memori yaitu masa-masa kecil di kampung
RT 21 Rw 01 Panjaitan krandegan atau wetan/barat Kodim Banjarnegara yang
penuh kecerian, coba kita tengok sekarang tempat bermain anak-anak
telah termakan jaman selain tempat yang sudah tidak bisa kita temukan
dan mainan sekarang sudah bisa temuai dari barang yg serba modern yang
penting dana tersedia dan siap-siap saja sebagai orang tua harus merogoh
saku dalam-dalam. tidak jaman dulu serba natural dengan karya sendiri
dan bahan tersedia di sekelilingnya.
Walau kita bisa aja menemui mainan yang bisa mudah dan murah, sampai sekarang masih berlaku walau jaman semakin modern yaitu tenis meja dulu sempat sebagai tempat kumpul warga panjaitan, kebetulan dirumah juga tersedia lengkap raket/bet , bola, mejanya serta lahan tempat bermain makanya setiap sore selalu ramai. Itulah mengapa tenis meja seakan sebuah alat untuk mengumpulkan banyak orang. Apakah pejabat, pegawai rendahan atau malahan warga kecil biasa, bisa bermain hebat atau tidak, sama-sama bisa menalurkan energi yang positif. Bagi mereka ini, kalah menang tidak menjadi persoalan. Mereka memangbukan ingin menjadi pemain tenis meja yang hebat. Benar-benar sekedar cari keringat, menyalurkan energi secara positif plus menambah pergaulan.
Meski begitu, tak menutup kemungkinan apa yang mereka lakukan malah justru dapat memunculkan petenis meja yang handal. Malah lebih hebat lagi kalau sampai terjadi. Sehatnya dapat, teman juga dapat. Tak hanya orang tua, yang muda pun ikut berkumpul. Benar-benar enak dipandang, enak dirasakan.Coba bayangkan, ketimbang ngegosip tidak karuan, apalagi yang dikantor pemerintah, memang lebih baik berkumpul di satu waktu, satu tempat, satu wadah, macam komunitas tenis meja daerah. Apalagi, bila sampai ada kelompok yang tidak jelas juntrungnya, kumpul-kumpul tak ada tujuan, hanya selalu membahas tentang apa yang akan bisa dikorupsi besok. Betul-betul menyakitkan hal yang demikian.
Sementara orang lain memikirkan besok bisa makan apa, kelompok koruptor malah mikirkan anggaran apa yang besok bisa dimanipulasi angkanya. Alangkah indahnya bila setiap waktu, tumbuh komunitas-komunitas yang mampu membantu orang lain untuk mengembangkan diri dengan lebih baik lagi, ebih positif lagi. Bisa membantu pula membangun hubungan sosial yang kreatif dan dinamis. Semoga, 'Pejuang-pejuang' seperti itu banyak terdapat di daerah kita ini. Semoga.............
mejeng ama medali renang+mascot porprov, dr pd mejeng ama atlit bisa di protes.
Walau kita bisa aja menemui mainan yang bisa mudah dan murah, sampai sekarang masih berlaku walau jaman semakin modern yaitu tenis meja dulu sempat sebagai tempat kumpul warga panjaitan, kebetulan dirumah juga tersedia lengkap raket/bet , bola, mejanya serta lahan tempat bermain makanya setiap sore selalu ramai. Itulah mengapa tenis meja seakan sebuah alat untuk mengumpulkan banyak orang. Apakah pejabat, pegawai rendahan atau malahan warga kecil biasa, bisa bermain hebat atau tidak, sama-sama bisa menalurkan energi yang positif. Bagi mereka ini, kalah menang tidak menjadi persoalan. Mereka memangbukan ingin menjadi pemain tenis meja yang hebat. Benar-benar sekedar cari keringat, menyalurkan energi secara positif plus menambah pergaulan.
Meski begitu, tak menutup kemungkinan apa yang mereka lakukan malah justru dapat memunculkan petenis meja yang handal. Malah lebih hebat lagi kalau sampai terjadi. Sehatnya dapat, teman juga dapat. Tak hanya orang tua, yang muda pun ikut berkumpul. Benar-benar enak dipandang, enak dirasakan.Coba bayangkan, ketimbang ngegosip tidak karuan, apalagi yang dikantor pemerintah, memang lebih baik berkumpul di satu waktu, satu tempat, satu wadah, macam komunitas tenis meja daerah. Apalagi, bila sampai ada kelompok yang tidak jelas juntrungnya, kumpul-kumpul tak ada tujuan, hanya selalu membahas tentang apa yang akan bisa dikorupsi besok. Betul-betul menyakitkan hal yang demikian.
Sementara orang lain memikirkan besok bisa makan apa, kelompok koruptor malah mikirkan anggaran apa yang besok bisa dimanipulasi angkanya. Alangkah indahnya bila setiap waktu, tumbuh komunitas-komunitas yang mampu membantu orang lain untuk mengembangkan diri dengan lebih baik lagi, ebih positif lagi. Bisa membantu pula membangun hubungan sosial yang kreatif dan dinamis. Semoga, 'Pejuang-pejuang' seperti itu banyak terdapat di daerah kita ini. Semoga.............
mejeng ama medali renang+mascot porprov, dr pd mejeng ama atlit bisa di protes.
No comments:
Post a Comment