ORKESTRA PADANG GALAK 1
pada malam-malam buta aksara
di mana pikiran manusia berubah
menjadi seekor ular yang berbisa
Tapi suara itu terdengar mendesing
membelah bibir pantai padang galak
bagai hujan yang rintiknya tajam sembilu
menyayat rindu seorang anak pria
Kiranya dimanakah cinta terbenam?
apakah pada jejak kita di pasir
atau di jantung kita
ataukah lenyap begitu saja
ketika berkhayal tentang pelangi
yang bergantung di cakrawala
tanpa makna
Angin itu tedengar masih menderu
tapi semua telinga disini telah tuli
seperti harapan manusia yang pupus
saat janji berdua setia di ingkari
hanya ada gelap di relung hati
seperti wajahmu yang buram
tertimpa sinar bulan di atas laut sana
nyoting n bergaya ahhhhhhhhh....
No comments:
Post a Comment