Tuesday, 10 March 2015

TAK PERLU BALAS DENDAM SAAT BERBUKA

TAK PERLU BALAS DENDAM SAAT BERBUKA

      Tidak dipungkiri bahwa nuansa di bulan Ramadan terkadang disambut dengan cara yang berlebihan oleh sebagian orang.  Saat berbuka atau bersahur menghidangkan beraneka ragam jenis makanan sehingga terkesan menjadi mubazir. Bahkan, tidak sedikit orang yang sengaja membeli beragam bahan pokok sembako dengan jumlah besar. Alasannya sebagai persiapan dan khawatir melonjaknya harga sembako.jadi ingat waktu masih kecil mengumpulkan jajanan dengan jumlah banyak dan waktu buka puasa tiba  tidak bisa termakan karena sudah melihat banyak dan malas untuk dimakan akhirnya mubazir.
     "Kita menjalani puasa ini dalam satu tahun hanya satu bulan. seharusnya momen Bulan Ramadan harus dimanfaatkan dengan bijaksana. "Bila menyambut bulan Ramadan dengan cara berlebihan maka visi dan misi berpuasa tidak akan tercapai. seharusnya, justru penghematan yang dilakukan, maksudnya penghematan di bulan Ramadan itu, yakni menahan diri dari hawa nafsu yang berlebihan bukan cenderung balas dendam.
     Seperti berbuka dan bersaur tidak berlebihan, jangan malah berbuka dengan menurut hawa nafsu. Meskipun demikian, bahwa saur dengan menu hidangan yang sedikitlebih nikmat dari hari biasanya tidak masalah dengan tujuan untuk memberikan motivasi diri agar mempunyai tenaga yang baik saat berpuasa siang harinya.
     "Sudah menjadi kebiasaan bila di bulan Ramadan, menu untuk berbuka sangat istimewa, bahkan tidak jarang menjadi mubazir. Bahkan, ada yang sengaja membeli sembako dalam jumlah banyak, hanya sekedar untuk mempersiapkan menu bebuka atau bersaur. sesuatu yang berlebihan itu terkadang kurang baik


No comments:

Post a Comment