Sunday, 15 February 2015

AKHIR JALAN

AKHIR JALAN

Mengakui sekian banyak lelumpur kata
tak mampu toreh bak semangkuk karet padang hutan
kembang habang-dulu pernah singgah semalam di rumah teman

Setitik-titik garis-garis selukis-lukis
Ataupun susunkan; layak balok not
mata pelajaran keterampilan ibu Zubaedah
di empat tahun jumpa menyanyikan lagu daerah
Soleran
Tralala-la-la-la
Apuse
Duu-du-du-du
Ampar-ampar pisang
Yuhuuuu!!!

Keterbatasan dirimenghambat pergerakan laju imajinasi
yang bermarathon lari sejak tepian kota Mulawarman;
hingga tanah Banua
Dan aku kembara berkelana menjumput, memungut,
memilih serta menunduk endap untuk menghindar
segala keberhentian
yang belum tiba saatnya

No comments:

Post a Comment