SEGO KUCING KOTABARU KALSEL
17 September 2011 pukul 11:08
SELAMA ini angkringan, hanya ada di pulau jawa, Khususnya Kota Solo dan Yogyakarta sebagai kota asal angkringan, Kotabaru kalimantan selatan tidak kalah dengan angkringan dari kota asalnya. Menu murah meriah itu, dulu merupakan makanan bagi kalangan 'bawah' atau mereka yang isi kantongnya pas-pasan. Namun dalam perkembangannya, salah satu makanan utama yang ditawarkan warung angkringan itu menjadi faforit bagi mereka yang suka gaul di malam hari.
Dari beberapa warung tenda yang sedang menjamur di Kotabaru Kalimantan Selatan saat ini, salah satunya adalah angkringan
berada kawasan Siring Laut Kotabaru Kalimantan Selatan. Warung lesehan di pinggir Laut
yang menjual menu sederhana bagi mereka yang berkantong pas-pasan itu,
kini menjadi alternatif tempat gaul para muda-mudi kotabaru. Salah satu
angkringan yang selalu ramai dikunjungi adalah angkringan di siring laut
walau ditempat lain ada. Dengan rombong sederhana, menggelar lapaknya
setiap malam, mulai pukul 19.00 Wita sampai tengah malam. Sejumlah tikar dan terpal ukuran 2
X1 meter yang menjadi alas duduk pembeli, ditata dengan rombong hingga
pinggir laut sambil menikmati pemandangan laut, pelabuhan panjang
kotabaru dan kesibukan hilir mudik kapal nelayan maupun tongkang
pengangkut batubara.SELAMA ini angkringan, hanya ada di pulau jawa, Khususnya Kota Solo dan Yogyakarta sebagai kota asal angkringan, Kotabaru kalimantan selatan tidak kalah dengan angkringan dari kota asalnya. Menu murah meriah itu, dulu merupakan makanan bagi kalangan 'bawah' atau mereka yang isi kantongnya pas-pasan. Namun dalam perkembangannya, salah satu makanan utama yang ditawarkan warung angkringan itu menjadi faforit bagi mereka yang suka gaul di malam hari.
Sementara diatas meja rombaong, tampak tertata puluhan bungkus sego kucing (nasi porsi mini yang sudah lengkap sambal, irisan telur dadar dan tahu kecap), serta aneka lauk untuk pelengkap seperti sate telur burung puyuh, sate usus, hati ayam, ceker bumbu kecap dan tahu tempe bacem. Harga yang dibanderol untuk setiap lauk pelengkap bervariasi, total kurang lebih dari Rp. 5.000. Sementara untuk sego kucingnya dipatok Rp. 2.500 per bungkus.Santapan tersebut bisa ditemani aneka minuman hangat, seperti kopi susu, teh, jeruk atau wedang jahe. Bagi yang tak ingin makan berat, bisa ngemil gorengan tempe mendoan (khas dari Banjarnegara), pisang atau bakwan.
Warung tenda angkringan ini selalu ramai. Bahkan saat tengah malam sekalipun, pengunjungnya tak pernah sepi. Tak hanya anak muda tetapi ada juga orang tua. Tak ada batasan waktu untuk duduk sambil menikmati santapan di warung pinggir laut ini. Walaupun hanya memesan secangkir kopi, tetap dilayani. biasanya bidikan anak-anak muda bekerja. karena disini banyak anak-anak muda, mereka uangnyakan tidak banyak, tetapi masih bisa makan, jajan Rp. 5.000 sudah dapat nasi dan minum.
No comments:
Post a Comment