Tuesday, 17 February 2015

BAPAK

BAPAK

Kuyakin air wajah bapak kan lebih purnama
dibandingkan semburat cahaya manapun !
andai petaka batin tak menimpa
tak terpikirkan sebelumnya
setahuku, Kebahagiaan takkan terbeli sepeser,
setumpuk intan permata yang kau miliki
dan ketika ia singgah dalam jangka waktu relatif singkat,
sangat sebentar
dirinya pun terengguti ketidakadilan
yang entah dengan siapa kuharus menuduhnya
lalu biarkan bapak tersenyum.....
meski keingin diri menolak keras dengan putusan cara
membahagiakan bapak
Satu kompi........Satu kompi........

No comments:

Post a Comment