Friday, 13 February 2015

SETAJAM TARINGMU

SETAJAM TARINGMU

salam hangat
dan cium untuk kekasih tercinta
yang entah kemana
seorang perempuan manis

yang aku kenal
sewaktu kuliah dulu
dan kini ia entah kemana

ia bergigi gingsul
membentuk taring seperti vampir
beralis tebal hampir menyatu di tengah-tengah
laksana semut bersalam-salaman

ia juga waktu itu telah memotivasiku
dengan berbagai pikiran aneh
dan sulit dimengerti

kau bagai batu-batu intan
yang belum digosok
dengan baik

apakah masih ada hati
atau sudah ga ada hati
hati ini masih terasa
setajam taringmu

No comments:

Post a Comment