PENGHARAP
Sejauh mataku memandang
Sedekat kakiku melangkah
Yang terlihat dan yang tetuju
hanya kepada perantau lama dihatiku
Bersama kupu-kupu kertas ini
aku dapat membuang bunga-bunga harapan
yang tak kenal musim,
yang kenal tanpa berlalu
Bohong juga kalau aku tak ingin
bunga itu berganti buah
yang membalas tiap-tiap titik air mata tinta
yang mengisi spasi-spasi puisi
Ya, mungkin hanya sekali ini aku bisa
bercocok tanam diatas media buku
dan lagi,
mungkin barang sekali aku berhasil
memetik hasilnya

Sedekat kakiku melangkah
Yang terlihat dan yang tetuju
hanya kepada perantau lama dihatiku
Bersama kupu-kupu kertas ini
aku dapat membuang bunga-bunga harapan
yang tak kenal musim,
yang kenal tanpa berlalu
Bohong juga kalau aku tak ingin
bunga itu berganti buah
yang membalas tiap-tiap titik air mata tinta
yang mengisi spasi-spasi puisi
Ya, mungkin hanya sekali ini aku bisa
bercocok tanam diatas media buku
dan lagi,
mungkin barang sekali aku berhasil
memetik hasilnya

No comments:
Post a Comment