Friday, 6 February 2015

LEBARAN KETUPAT

LEBARAN KETUPAT

     IDULFITRI  1434 Hijriah telah berlalu. Kemarin rabu (14/8) bertepatan 7 Syawal, sebagaian kita kembali merayakan Lebaran yang disebut dengan Lebaran Ketupat. Lebaran tersebut, dilaksanakan setelah menunaikan enam hari puasa Syawal atau puasa enam. Diyakini, dengan menggelar riutal puasa sunat itu, umat Islam yang melaksanakan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT yang besarnya seperti orang berpuasa orang berpuasa setahun penuh. Itu berdasarkan sebuah hadis Nabi Muhammad SAW.
     Lebaran Ketupat, diantaranya dilakukan oleh masyarakat pada umumnya . Tidak terkecuali mereka yang bermukim dan keturunan yang ada di Kotabaru Kalimantan Selatan. Pelaksanaan Lebaran Ketupat itu lebih kepada sebuah eksperesi penyempurnaan berpuasa setahun penuh itu. Kalau melaksanakan puasa enam, kita dapat ganjaran pahala seperti orang berpuasa setahun penuh. Dengan melaksanakan Lebaran Ketupat ini, ibaratnya seperti merayakan kemenangan kita selama berpuasa enam itu.
     Pada perayaan itu. Mereka menggelar selamatan dan menunya pun khusus, yaitu ketupat. "Sesuai dengan namanya, Lebaran Ketupat. Biasanya , Lebaran Ketupat ini lebih ramai dari lebaran Idulfitri".Ketupatnya berbeda dengan ketupat pada saat Lebaran Idulfitri. walau secara bentuk dan rasa tak ada bedanya, tapi dari segi filosofinya, ketupat tersebut jelas berbeda. Filosofi lebaran Ketupat diibaratkan sebagai penyempurnaan puasa setahun penuh, "Lebih pentingnya lagi adalah semangat kebersamaannya.Berkumpul dan besilaturahmi. Makanannya selain ketupat, juga ada opor ayam dan sayur lodeh.

No comments:

Post a Comment