HUJAN DIANTAR KAMU
Angin menyapa dengan manja
Diiringi alunan nada penuh cinta
Aku berdiri di sini di bawah senja
Di bawah hujan dan tetesan air mata
Menatap langit senja dnengn binar lara
Sejenak kurasakan tetesan lembut yang menerpa jiwaku
Awalnya terasa biasa
Namun setelah kuresapi terasa begitu sakit dan meyiksa
Semakin deras
Kini hujan membasahi tubuhku
Mengalir di setiap sudut mataku
Kegetiran mulai merengkuh
Merengkuh jiwa yang angkuh
Tersendu dalam waktu yang terus saja berlalu
Tuhan tolong aku
Kebisan menghujamku
Menjadikan ku beku dan tak tau dalam berlaku
No comments:
Post a Comment