SEBUAH TANYA
Kupanggil kau bidadari dalam setiap bait puisiku
biar tak ada dawai pada biola, ku sergah
kau seumpama nada hampa yang tercipta
rahasia elegi waktu
belukar tajam menusuk sembilu
perkara keputusan pahit meragu
sajak helai prikata yang rancu
lebih baik menyongsong petir di ujung sana
dari pada nista menadah benih semiotika
(tangan-tangan dunia menyebut namamu)
sedangkan kau hanya. dan ma'af
aku ini siapa ?
Nyantai dulu, bersama dancer kecapaian promo XL ama EXTRAJOS dari berbagai kabupaten
biar tak ada dawai pada biola, ku sergah
kau seumpama nada hampa yang tercipta
rahasia elegi waktu
belukar tajam menusuk sembilu
perkara keputusan pahit meragu
sajak helai prikata yang rancu
lebih baik menyongsong petir di ujung sana
dari pada nista menadah benih semiotika
(tangan-tangan dunia menyebut namamu)
sedangkan kau hanya. dan ma'af
aku ini siapa ?
Nyantai dulu, bersama dancer kecapaian promo XL ama EXTRAJOS dari berbagai kabupaten
No comments:
Post a Comment