Monday, 9 February 2015

SECERCAH UNGKAPAN HATI

SECERCAH UNGKAPAN HATI

Melalui goresan pena
Aku sampaikan kata pengantar sebelum
ungkapan semua
Hingga malam semakin larut
Aku masih terdiam dalam buaian alunan syahdu

Empasan gelombang kalut berkecamuk membalut hati
Terjangan ombak gundah yang begitu kuat
Gejolak melambung setinggi cakrawala
Menggayut dikalbu menghimpit batin
Tetesan suci tak bersalah ikut sembari membasahi pipi
Hanyaa untuk sekedar menempis rasa gelisah

Satu persatu gemercik itu
melintasi khayal menusuk jantung melukai hati.
Bisikan rasa beradu kuat merasuk melemahkan jiwa
Hingga sulit bagiku
hanya untuk berdiri tegak menghadapi dunia
Cinta tegarkan hati ini

questions in the heart
"Sunrise"
Are yau still want to fly it the while yai can to deceive me ?
Are yau happy it the while I suffer ?
Are yau still able to laugh in my sadness ?
The continue it the while yau can hurt me

Memecah keheningan sang malam
Aku tetap terdiam dalam sabar
Mungkin cinta ku terlalu kuat dan menutupi jiwa kerasmu
Hingga kupu-kupu tak sanggup terbang
menyaksikan kita beerseteru

Cobalah kau tembus
dan mulai memasuki alam kegundahan ini
Hingga kau sadar
betapa kokohnya aku membangun tembok sabar
Hingga kau sadar
betapa kuatnya aku menancapkan pagar penjaga hati
untukmu
betapa kuatnya aku menancapkan pagar penjaga hati
untukmu
Hingga kau sadar
betapa perihnya hempasan kilat yang kau berikan

Hingga akhirnya kau membalikan badan menuju ku
Dan berjanji tak akan mengulanginya
Sampai saat ini  komitmen kita akan selalu tetap terjaga
Kamu yang mencintai aku dan aku yang mencintai kamu
Yau it's my sunrise and I it's yaour sunshine
Forever.....
BergayaBergaya

No comments:

Post a Comment