Sunday, 8 February 2015

RINDUKU

RINDUKU

Semburat senyum membuka mata
Pagi menyapa dengan cinta
Cinta pada seorang gadis rentan usia

Bunda
Kau lukis kerinduan yang tak terkira
Dengan warna sempurna yaitu merah menyala

Bunda
Andai jarak dapat kulipat
Maka takkan ada batasan untuk kita merapat
Andai waktu dapat kujeda
Kan ku putar lagi semuanya

Pagi berlalu begitu saja
Menyusakan kerinduan yang kian meyiksa
Kini senja menggayut manja melepaskan senyuman menggoda
Wahai senja aku merindukannya

Gadis renta usia bercahaya senja
Selalu menari dipelupuk mata
Masih terbayang hangat pelukanya
Bunda biarlah rindu kita menyatu lewat hembusan senja

No comments:

Post a Comment