SARANG PENYAMUN
Bagai sarangku yang terusik
Engkau mengetuk, izin mau masuk
Hatiku penuh melati kapas suci
Sang elang pun bermuka merah
Isyarat berbaik hatilah
Sayang aku hanya punya sarang
Kau datang,
aku terdesak ke belakang
Apakah aku harus tersingkirkan
Beginikah keadaannya
Akupun harus mengalah
Demi sesuatu
Sarangku bukan sarangmu
Keadaanku bukan keadaanmu
Bukankah begitu
Coba terima apa adanya
Dengan memperkosa begini
Ini akan membuat lain
Rasa berontakpun terjadi
Apakah aku harus lari
Lari dari kenyataan
Dari pada terjadi konslet
Bangsat
bajingan

Engkau mengetuk, izin mau masuk
Hatiku penuh melati kapas suci
Sang elang pun bermuka merah
Isyarat berbaik hatilah
Sayang aku hanya punya sarang
Kau datang,
aku terdesak ke belakang
Apakah aku harus tersingkirkan
Beginikah keadaannya
Akupun harus mengalah
Demi sesuatu
Sarangku bukan sarangmu
Keadaanku bukan keadaanmu
Bukankah begitu
Coba terima apa adanya
Dengan memperkosa begini
Ini akan membuat lain
Rasa berontakpun terjadi
Apakah aku harus lari
Lari dari kenyataan
Dari pada terjadi konslet
Bangsat
bajingan

No comments:
Post a Comment