Sunday, 25 January 2015

JADILAH PASIEN YANG CEREWET

JADILAH PASIEN YANG CEREWET

Ketika Anda sakit dan telah berobat pada dokter namun tidak kunjung sembuh, atau ketika didiagnosis menderita penyakit tertentu yang cukup berat, tentunya seseorang akan menjadi sedih, cemas dan tidak semangat hidup. Kenyataannya kondisi seperti itu justru akan makin memperburuk kesehatan Anda.
Oleh karenanya sebagai seseorang yang beragama tentunya tidak boleh langsung berputus asa, tetaplah bersemangat untuk  sembuh karena semua penyakit ada obatnya. Banyak ahli pengobatan yang memiliki kemampuan menyembuhkan berbeda-beda termasuk dokter, itulah sebabnya ketika Anda mengalami keraguan perihal penanganan penyakit ada baiknya cobalah untuk memanfaatkan informasi / konsultasi pada dokter lain supaya mendapat lebih banyak informasi perihal  pengobatan penyakit yang diderita.
Ini karena dunia kedokteran begitu luas dan ilmu dalam kedokteran berkembang setiap hari. Itulah sebabnya seorang dokter harus selalu meng-update ilmunya secara berkala agar tidak ketinggalan informasi dalam perihal pengobatan dan penanganan pada pasien. Kenyataannya tidak semua dokter memiliki keahlian dan  kemampuan yang sama dalam menangani pasien,  antara dokter yang satu dengan lainnya tidak bisa berdiri sendiri-sendiri dan saling membutuhkan ketika dihadapkan dalam suatu kondisi penyakit tertentu yang membutuhkan keahlian berbeda dalam pengobatannya.
Tidak hanya itu saja, bahkan dokter yang memiliki keahlian yang sama sekalipun bisa saja memiliki pemahaman ilmu dan pengalaman menangani yang berbeda, misalnya antara sesama dokter ahli bedah, sesama ahli jantung atau dokter spesialis lain yang memiliki konsentrasi ilmu yang sama ternyata dalam metode pengobatan juga terkadang tidaklah sama.
Tak bisa dipungkiri kondisi setiap orang walaupun  berprofesi sama sebagai dokter, kemampuan mereka juga tidak bisa disama ratakan. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai kondisi mulai dari tingkat intelegensi, keterampilan, kondisi psikologis, almamater yang berbeda. Perbedaan itulah yang pada akhirnya akan membuat penanganan terhadap pasien tidak tentu sama pada pasien mereka.
Di dalam dunia kedokteran perbedaan adalah hal biasa, itu tidak hanya terjadi di Indonesia, namun di negara yang perkembangan ilmu kedokterannya paling maju sekalipun seperti Amerika, Jerman, Belanda, Jepang perbedaan persepsi diantara dokter biasa terjadi. Diharapkan perbedaan-perbedaan ini pada akhirnya memiliki tujuan baik yaitu demi kesembuhan pasien, bukan sebaliknya justru membahayakan dan mencelakakan sang pasien.
Perbedaan itu pula yang menyebabkan masyarakat sebagai pengguna jasa dokter juga harus cerdas dalam mengambil keputusan dalam pengobatan, tidak serta merta selalu mengikuti kata dokter tapi juga harus bisa mencari informasi lain yang mendukung rencana pengobatan yang akan anda jalani.
Meminta / mencari pendapat lain dalam pengobatan atau sering disebut dengan istilah second opinion atau pendapat kedua dan seterusnya sangat diperlukan terutama jika dikaitkan dengan kasus-kasus penyakit tertentu yang memerlukan tindakan operasi atau kasus penyakit berat yang memerlukan penanganan serius guna tercapainya kesembuhan pasien.
Second opinion bisa didapat dari dokter lain, informasi lewat buku, internet, atau sanak saudara yang pernah mempunyai masalah kesehatan yang sama. Dari berbagai informasi penyakit tersebut akhirnya akan didapat sebuah kesimpulan yang membuat kita yakin untuk melangkah dalam pengambilan keputusan tindakan medis lebih jauh.
Memang tidak semua penyakit memerlukan second opinion, ketika anda sudah merasa yakin akan kondisi penyakit Anda karena didukung oleh pemeriksaan dokter, data-data pemeriksaan darah lengkap, foto rontgen dan pemeriksaan pendukung lainnya yang dapat mengarahkan pada diagnosis penyakit anda secara pasti, tentunya Anda tidak perlu buang-buang waktu untuk meminta second opinion atau pendapat dokter ahli yang lain.
Tapi sebaliknya jika Anda didiagnosis penyakit tertentu namun masih mengalami keraguan akan penyakit yang dialami karena tidak didukung oleh hasil-hasil pemeriksaan jelas dan pasti, Anda berhak meminta pendapat ahli lain yang juga berkompeten pada persoalan kesehatan.
Sebagai dokter  juga tidak perlu merasa gengsi atau malu ketika sudah tidak bisa mengatasi problem penyakit yang diderita pasiennya. Untuk itu segera merujuk/meminta pasien melakukan pemeriksaan pada dokter ahli lain.
Dokter dapat mengarahkan pasien menemui kolega dokter lain yang dinilai berkompeten, supaya mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi penyakit mereka. Ini karena setiap mengobati pasien tujuannya adalah untuk membantu kesembuhan, sehingga segala cara dapat diupayakan termasuk salah satunya meminta pendapat pada dua atau lebih dokter ahli. Dari beberapa kesimpulan dokter ahli tersebut maka ambillah beberapa kesimpulan dokter yang hampir sama atau dinilai cukup rasional untuk dilaksanakan.
Sesungguhnya dokter bukanlah manusia paling pintar di dunia, sehingga terkadang secara tidak sadar pastinya pernah melakukan kesalahan/kurang jeli dalam upaya pengobatan pada pasien. Oleh sebab itu jadilah pasien cerdas, pasien yang cerewet (tidak malu bertanya) pada dokter perihal penyakitnya supaya mendapatkan penjelasan lengkap dan sejelas-jelasnya.
Informasi yang lengkap tentu akan dapat meningkatkan keyakinan pasien dalam menjalani pengobatan. Dari keyakinan tersebut akhirnya penyakit akan menjadi lebih cepat sembuh. Sebaliknya jika ada keraguan akan minimnya informasi tentang kondisi penyakit yang anda derita, tentunya hal itu akan dapat menghambat kesembuhan Anda. Anda sepakat ?

No comments:

Post a Comment