Barangkali Anda geli mendengar celotehan tak berguna ini. Namun ingat, pola semacam itu selalu terjadi pada segenap bidang kehidupan kita. Hidup kita setiap saat selalu dibelit oleh sulur-sulur rumit yang terjalin antara kebenaran dan kepalsuan. Apa yang tampak benar pada hari ini bisa jadi ketahuan palsunya dua puluh tahun lagi. Apa yang tampak palsu di detik ini bukan mustahil ternyata asli pada lima dekade nanti.
Maka, tantangan hidup kita bukanlah untuk benar-benar memahami yang manakah yang paling benar, sebab hal itu membutuhkan kemampuan adimanusia. Tugas kita adalah terus berusaha untuk mendekati yang benar, atau mengambil kebaikan dari serpihan-serpihan realitas yang sekilas tampak benar.
Dalam
kehidupan Anda yang sedang asyik-asyiknya menikmati pilihan politik pun
rasanya tak beda. Anda boleh saja dengan sangat yakin membela
junjungan-junjungan Anda, atau menghujat "musuh-musuh" Anda. Tapi jangan
lupa, bisa jadi dalam 30 tahun ke depan akan terpampang di depan mata
bahwa keyakinan yang nyaris setara iman di dada Anda itu terbongkar
sebagai kepalsuan belaka.
Tidak mengapa. Nikmati saja perjalanan ini
Tidak mengapa. Nikmati saja perjalanan ini
No comments:
Post a Comment